Film-Film Pendek

Film-Film Pendek, Film, Film Pendek, Ian Konjo,

Lompatan Cinta Apparalang

Apa kabar blog kesayangan. Lama tak memberimu sesuatu. Bukan karena aku tak lagi peduli. Tetapi akhir-akhir ini saya sedang sibuk membuat beberapa film. Hanya film pendek saja. Selama beberapa minggu, ada delapan film pendek yang berhasil saya buat bersama beberapa teman dari Sekolah Sastra Bulukumba. Selain itu, ada juga beberapa video puisi yang semuanya telah saya publish di youtube.

1. Jangan Lihat Buku dari Sampulnya

Film pendek pertama yang saya buat berjudul "Jangan Lihat Buku dari Sampulnya". Film ini juga pernah dimuat di Tribun Online. Nih dia filmnya..



2. Harga Cinta (The Price of Love)

Yang kedua judulnya "Harga Cinta (The Price of Love)". Kalimatnya singkat; berapa harga dirimu jika kutawar dengan cinta?. Hanya itu saja. Filmnya sudah ada di youtube. Kalau mau nonton bisa lihat di bawah.



3. Sebuah Pertanyaan Untuk Kenangan

Film dedicated to Dr. Ahyar Anwar Dg. Matoa, SS., M. Si. Film ini dibuat oleh Sekolah Sastra Bulukumba, Komunitas Rumah Cinta, dan Rumah Seni Ahyar Anwar Jeneponto. Filmnya bisa ditonton pada video di bawah...



4. Love is Tragedy

Seperti judulnya, film ini juga berkisah tentang cinta sebagai air mata. Cinta adalah tragedi.

Ada dialog yang saya suka dalam film ini. Kira-kira seperti ini dialognya: "Apakah Anda baik-baik saja? / Baik....! / Berarti jiwa Anda sedang bermasalah"..... Lalu pada dialog berikutnya: "Apakah diantara Anda, ada yang ingin bertanya tentang cinta?". Atau kalimat ini: "Cinta itu adalah kesuraman yang hitam dan menipu kita semua...." Filmnya nonton sendiri saja yah,....



5. Poligami (Antara Sorga dan Neraka)

Film pendek tentang Poligami. Antara sorga dan neraka. Diperankan oleh Andhika Mappasomba dan seorang mahasiswa LPPM Profesi UNM. Penasaran? Silahkan tonton saja video di bawah. :)



6. Lompatan Cinta Apparalang

Sebuah film pendek yang berlokasi di sebuah pantai karang Apparalang di Bulukumba. Sebuah tempat wisata yang baru dibuka... Pemandangannya wow. Mengagumkan menurut orang kebanyakan... Sungguh. Kalau mau liat, nonton saja filmnya...



7. Bukan Seminar Kebohongan

Film pendek ini terinspirasi dari sebuah peristiwa teks yang serupa pada tahun 1980-an di kampus Unversitas Hasanuddin (UNHAS) Makassar yang pernah dikisahkan oleh seorang penyair yang juga muballigh (Mahrus Andis) kepada penulis skenario beberapa tahun silam... Nonton filmnya di youtube.



8. (Bukan) Liontin Parakang

Film pendek "(Bukan) Liontin Parakang" ini bercerita tentang seseorang yang sedang mencari "parakang" atau manusia jadi-jadian. Filmnya ditonton yah.. Hihihihi



Selain film-film di atas, ada beberapa video puisi yang juga saya buat bersama teman-teman. Berikut videonya..







Itulah kesibukan saya akhir-akhir ini hingga tidak punya kesempatan untuk menjenguk dan bercengkeram dengan blog ini... Sekali lagi, saya masih dalam keadaan sibuk... :) :) :)

6 comments

  1. Keren filmnya yang Jangan Lihat Buku dari Sampulnya saya sempat bingung, kenapa tiba tiba nyerang gitu ya, jadi kocak liatnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha... Terima kasih atas pujiannya. Masih harus belajar lagi kok. Hihi.

      Pertanyaan yang hampir sama dengan semua yang pernah menonton film itu.
      Menurut penulis naskahnya, pertanyaan-pertanyaan itu adalah bagian pelengkap dari film itu... Hehe.

      Delete
  2. poligami...judulnya menarik....antara surga dan neraka....filmnya bagaimana ya..jadi penasaran..
    terus berkarya sobat..keep happy blogging always...salam dari Makassar - Banjarbaru :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihi. Iye daeng. Film ini bercerita tentang seorang lelaki yang memiliki kekasih dan juga telah beristri dengan seorang anak. Si perempuan (kekasihnya) kemudian meminta kepada lelaki untuk mengakhiri hubunganya karena telah beristri dan mempunyai seorang anak. Namun, laki-laki ini berkata kepada kekasihnya, "Kau akan masuk neraka"... Seperti itulah sedikit tentang film POLIGAMI itu. Hehe.

      Delete
  3. FIlm film pendek yang tau temanya selalu HOROR> Seperti cerita horor pendek berjudul "Makmum" Hiyeyyyyyyyyyyyyy

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehee. Jarang nonton yang horo-horor kang.
      Hahaha

      Delete

Home