Enam Mata Badik | IAN KONJO

Enam Mata Badik

warnahost.com
Endapkan amarah yang membelenggu jiwa
Nyanyikan lagi lagu indah dari hati yang rindu
Amukkan imaji yang tak terbendung
Meranggas jadi reranting pada pohon cinta

Menapak waktu; menata rindu
Aral tak akan jadi bayang-bayang kelam
Terbanglah dalam mimpimu dan mimpiku
Ajarkan beribu makna tentang hayat

Bukan aku; tapi kita. kau dan aku
Andaipun kau enggan menjelma jadi satu; biarkanlah
Denting irama dari enam penjuru tetap bersenandung
Ingkari keegoan dan keangkuhan yang meraja
Kelak; enam cahaya surga akan tetap bersinar. tak kan pernah padam


Makassar, 23 Januari 2010
Nurani yang terdiam dalam asa
Lihat/Beri KomentarSembunyikan Komentar
Home