Penulis: Irhyl R Makkatutu

Setiba aku di peluk dingin. Diam-diam aku ciumi aroma napasmu berbau permen karet. Tak ada yang ingin berbagi permen setelah diolesi liur. Tidak juga kita. Aku ingin simpan permen karetmu setelah manisnya hilang. Akan kujadikan lem disurat cintaku.

Kau katakan suka hujan setelah jatuh demam. Dan igau panjangmu hadirkan namaku. Sekali waktu aku ingin pulang ke matamu yang siapkan beranda untuk nikmati hujan. Sekali waktu aku ingin lupa pulang, wajah hujan dimana pun selalu sama.

Ini berbeda dari semua yang datang. Aku menghitung detak hujan sendiri. Kau menghitung jauhnya jarak. Adakah kita pada lingkar rindu yang sama??

Jika cinta disepotong pisang goreng. Disebungkus permen karet. Jejak kita telah buram di peluk sendiri.
Di sepanjang hujan kali ini, aku hanya ingin memikirkanmu, dengan atau tanpa rindu....


Rumah kekasih, 30/12/2014

Sepanjang Hujan Inilah Aku Merindukanmu

Bagikan ke

4 Komentar

ternyata hujan bisa membuat orang jadi mellow atau romantis, ya :)

hujan memang bisa bikin gimanaaa gitu ya terhadap perasaan dan emosi
makanya mungkin karena itu hujan jadi banyak inspirasi untuk menulis

indah puisinya

Sepertinya begitu. Biasanya kan kalau hujan, orang malas keluar rumah jadi dimanfaatin saja nulis puisi.. Hihihi... :)

Hujan mampu membangkitkan moment romantik dari dalam diri seseorang...
Puisi selalu ada jika hujan datang...

Thanks atas kunjungannya. :)