Angin masih terasa lembut berhembus

Waktupun tak pernah permisi ketika berlalu
Semua terlewati….
Entah itu dengan tawa atau juga dengan air mata
Entah itu senyum atau juga dengan wajah yang cemberut

Lalu,
Matahari terlelap diperaduannya
Malam menjenguk di antara bintang dan bulan
Ataupun di antara bintang yang sepi tanpa bulan
Semua itupun telah terlewati….
Entah, apakah kita menikmatinya atau tidak

Segala canda dan tawa yang pernah mengalir
Beriring dengan tarian dedaunan yang rimbun dan
Pada hijaunya dahan yang terbentang sejauh pandangan mata
Melahirkan banyak kenangan indah
Bersamamu

Namun, segala kenangan itu
Yang  tak mampu tertuliskan dengan samudera sekalipun
Akan selalu hidup bersama semua kenangan indah ini

Terlalu banyak yang mesti dikenang
Terasa terlalu cepat langkah waktu
Yang mengantarkan kita ke muara pertemuan sebelumnya
Pada ujung pertemuan itu
Ada perpisahan yang sedang menanti ….

Kini, di waktu dimana kita berdiri
Dimana yang ada adalah mengenang kisah, cerita, dan
Alur kehidupan yang terlewati di sini…..
Semuanya pasti akan kukenang…..

Terima kasih karena kau pernah ada
Singgah di sudut hatiku...

Makassar, 1 September 2013
Di tanggal dan bulan yang masih samar untuk kuingat

Bagikan ke

0 Komentar