Kepada “R”

Mencoba lagi mendamaikan hati ini
Kaukah yang membuat semuanya berbeda?

Lekuk-lekuk senyummu yang tak pernah kutahu bermakna apa
Banyak pula tanya yang tak usai dari senyum itu
Semua samar…..
Semua masih tak jelas…..

Lekuk-lekuk senyummu masih tak memberi jawab atas misterinya
Rasaku tak pernah mampu memahaminya
Ataupun mengakui tentang dalang atas cerita ini
Kisah yang baru saja dimulai
Tak ada kata
Tak ada jawab
Pun tak ada makna
Semua masih tak terjawab
Semua masih terasa mengambang

Jika yang datang itu masih tetap tak berwajah
Jika senyum yang selalu membanyangiku kini tak juga kurupai
Dan jika masih tak ada yang jelas
Aku akan tetap meyakini
Senyum itu adalah senyummu

Dan kau harus tahu
Betapa bermaknanya setiap senyum yang kau berikan
Aku hanya harus lebih sabar
Agar senyummu tetap utuh di ingatanku
Dengan kerinduan yang entah sampai kapan
Menemui muaranya


Makassar, 10 Februari 2013
Untukmu, puisi ini kutulis



Bagikan ke

14 Komentar
mariana ulfa prahara

aku seperti berada di tengah kerinduan itu..

benar ya senyuman bisa meruntuhkan segalanya :)

tiap mampir ke blog ini selalu betah dengan instrumen winter sonata-nya :)

Semua orang akan selalu merasakan kerinduan jika dia mau mengerti semuanya. Good luck!

Maka biarkan kerinduan itu tetap utuh dalam hati...

Hehehe, mungkin tak semua. Itu terjadi jika senyuman dari orang yang kita sayangi.

Makasih atas kunjungannya selalu.

pasti akan menyenangka jika manusia memiliki memory yang kuat.. bisa terus mengingat walau sekedar 'senyum' :)

senyummu kutulis
dikata kata sebaris
dan aku menangis
karena adamu hidupku jadi manis

Hehehehe.... Kadang ada hal yang terjadi dalam kehidupan manusia yang tak bisa dilupakan, bahkan hal terkecil pun....

Romantis dan sangat manis kata2nya.....

Mengharukan!

musiknya pas bgt ama puisinya.. jd makin gimana gituu..
perpaduan yg indah ^^

Hmm.. So Sweet. Aku juga ingin merasakan kerinduan yang sama
*salam kenal :)

Hehehehe.... Makasih. Mungkin kebetulan saja pas...