Untuk dini hari yang sunyi
Aku tak bisa mengutarakan kata “berapa” untuk menanyakan tentang waktu yang terlewati dengan segala pedih
Ataupun menghitung banyaknya kali ketika aku jatuh
Juga untuk kalkulasi dalamnya jurang yang kuhadapi demi seuntai asa dalam kesendirian ini

Untuk dini hari yang kadang tiada berarti
Mungkin saja dari sekian malam ketika dini hari mengutarakan maksud untuk menghiburku
Aku tak pernah menyadari adanya
Mengelus-elus hati dengan segenap sepi
Merayu dan mengisi tiap relungya

Untuk dini hari yang masih menyisakan banyak tanda tanya
Mendera sebelum satu pertanyaan terjawab
Hingga tumpukan-tumpukannya semakin membelenggu di biliknya

Untuk dini yang masih setia memberi ruang untuk rinduku
Menawarkan malam mencumbuinya
Lalu semua menjadi kosong
Namun meninggalkan satu cerita tentang kehidupan
Tentang aku yang masih menanti
Mencari jalan menemui rindu yang telah mengendap

Aku berterima kasih pada dini hari yang sunyi
Atas segala tanya yang kini memberiku kekuatan untuk bertahan


Makassar, 21/10/2012

Bagikan ke

10 Komentar

Puisi yang pas dengan instrumental winter sonata :) sukaaa sekali..

Trima kasih atas pujiannya. Makasih juga telah berkunjung dan membaca puisiku yang sangat sederhana...

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Alhamdulillah kita masih diberi ALLAH SWT , nikmat umur buat menyambut Idul Adha tahun ini,
semoga rahmat dan karunia ALLAH SWT selalu menyertai kita semua,
selamat merayakan Hari Raya Idul Adha,
bila ada salah dan khilaf dalam kata serta sikap selama ini, mohon di maafkan lahir dan batin.
Wassalam

Waalaikum salam. Amin ya Rabbal aalamin.
Saya juga mohon maaf lahir dan bathin daeng.....

Iya. Terima kasih atas support nya sob!

kak...bagus banget puisinya...aku suka....

Terima kasih de'. Yang aku percaya, jika sebuah karya itu lahir dari hati biasanya akan wah ketika dibaca... Salam kenal ya. Saya tunggu lagi kunjungan berikutnya.