Kepada Risma

Dentuman demi dentuman antarkannya ke puncak titik kedua
setelah kemarin
Untaian bait-bait sajak ini telah mengantri lama di kepalaku
Aku tak bisa memberimu apa-apa selain sebuah puisi

Selalu seperti ini, hanya secarik kertas yang berisikan rasaku
Akupun tak bisa memberikan seperti apa seharusnya
yang harus kuberikan
Tapi sayang dan cinta tak pernah berhenti mengalirkan rindu
Untukmu.

Dentuman itu terus berbunyi mengiring sukmaku yang gelisah kala jauh
Untaian kata ini kutulis atas satu nama
yang berteduh pada ruang jiwaku
Atas satu angka yang tetap berdiri hingga kini
Bulan yang tak pernah lelah kutunggu datangnya
Enyahkan segala risau dan penat yang menghadang
Lalu mengantarnya pada muara tepat di atas hari ini,
pada dua angka kembar
Aku selalu meminta pada sang Khaliq yang tahu segalanya
Semoga setelah hari ini, semua tetap terlewati berdua dalam satu jiwa.


Bantimurung, 21 Desember 2010
Malam tepat dua tahun hatiku menyayangmu

Bagikan ke

0 Komentar