Senja beranjak dari pelananya
Melukis wajahmu pada kelopak mataku
Begitu nyata...
Yah! Itu memang dirimu yang kurindui

Ratapan tangis mentari hingga terkulai menapak senja
Menanti gelap menyelimuti bumi yang dingin
Hingga esok, saat kau menyuguhkan padaku
Senyummu yang manis

Makassar, 30 November 2007

Bagikan ke

0 Komentar