Melerai air mata yang terus tergerai di belahan pipimu
Menakar dengan rindu dalam kalbu
Semoga aku selalu bisa menepisnya hingga selamanya
Itupun jika kau tak menghadirkan keraguan dalam dada

Ah........
Keraguan itu pasti tak akan ada
Aku tahu itu....
Dengan sebuah keyakinan yang tak pernah raib
Masih seperti yang kemarin

Hujan air mata yang membasahi jiwa
Seperti gerimis mencumbui malam hingga fajar mekar
Masih dengan keyakinan pada jejak yang kulalui
Tak akan merenggangkan genggamanku
Tak akan mengikis gelombang hasratku
Tak akan kubiarkan
Bila kau bersamaku.....

Makassar, Juli 2010

Bagikan ke

0 Komentar