Kuingin kepergianmu kelak jangan ada air mata yang menetes
Pada kedua mata kita; juga tanpa kata-kata puitis
Cukup dengan pelukan dan lambaian tangan
Itu saja.....

Aku di sini akan menunggu hingga rindumu meluap
Biarkan ia membasahi tubuhmu yang mungkin gersang
Maka di ufuk sana; tulislah sajak untukku
Lalu kirim lewat cahaya bulan dan matahari
Kabarkan bahwa rindumu telah mencapai puncak

Sebentar lagi.....
Tak lama lagi.....

Gowa, 4 April 2010

Bagikan ke

0 Komentar