masihkah kita menyempatkan wajah kita menawarkan rindu pada rembulan
sebelum kematian menghampiri kita?
bila tidak; maka bersiaplah mengucapkan selamat tinggal
pada kerinduan dan cinta yang mengakar pada jiwa kita. dan semoga saja
tuhan menyampaikan kabar pada bunga yang sebentar lagi mekar; pada embun yang terusik
cahaya matahari pagi tadi
agar kita tak kehilangan keyakinan pada rindu dan cinta.

masihkah kita menyempatkan wajah kita menatap asa yang telah usang oleh waktu?
bila tidak; maka titiplah pesan pada angin yang berhembus
agar ia membawa asa itu terbang ke mana ia pergi. dan semoga saja
tuhan masih membelai hati kita yang rapuh di pertigaan usia; pada kehangatan pagi
yang tak lagi terasa seperti kemarin
agar kita tak menggigil di terik mentari.

kurasa semua telah melebur dalam kebiadaban sunyi tak bermuara
dan bila saja malam tak mengajarkan sesuatu
tentang hidup untuk belajar percaya pada kesejatian
mungkin kita telah pergi jauh dari canda riang dan melepas tali itu dari ikatannya
ah........ semoga saja tidak!


Makassar, 23 Maret 2010

Bagikan ke

0 Komentar