Oleh: Ian IPASS

hadirmu lerai galau yang selimutiku
sebab bagiku
awan, embun, halimun, adalah sepi
yang terkadang temani jejak
di ruas waktu
meski bianglala di sana merangkai warnanya

bisik riuh dan senandung tawamu
telah remukkan sepi yang selalu meraja
senyap itu melebur dalam senyum
yang sejukkan resahku

Makassar, 7 April 2009

Bagikan ke

0 Komentar