Oleh: Ian Ipass

menerawang kembang mekar
susuri jiwa meratap sendu
mencari jejak yang belum terjamah bringasnya waktu
kemarin nafas masih mengeja nama-Mu.
;lalu, hari ini
mengapa jantung tak lagi berdetak atas asma-Mu
mengapa jejak tak lagi mengukir tahlil di mayapada ini
mengapa berat ayunkan kaki. mengalirinya
dengan air suci
ya Rabbi, kuingin hadir-Mu dalam kalbu
hingga tiap aliran darah.
denyut nadi.
dan detak jantung menganyam rindu pada-Mu
rindu senandungkan firman-Mu
rindu. aku rindu
;sembahku
;sujudku
;nafasku
;hayatku
pada-Mu
untuk-Mu
semua untuk-Mu
;hanya pada-Mu

Multimedia, 06 Juni 2009

Bagikan ke

0 Komentar